Bahasa
English English Vietnamese (Tiếng Việt) Vietnamese (Tiếng Việt) Chinese (简体中文) Chinese (简体中文) Portuguese (Brazil) (Português do Brasil) Portuguese (Brazil) (Português do Brasil) Spanish (Español) Spanish (Español) Indonesian (Bahasa Indonesia) Indonesian (Bahasa Indonesia)
Kalkulator Induktor

Kalkulator Induktor

Hitung induktansi, energi tersimpan, reaktansi induktif, kombinasi seri/paralel, dan frekuensi resonansi LC beserta faktor kualitasnya.

Kalkulator Induktor untuk Energi, Reaktansi, dan Resonansi

Kalkulator induktor adalah alat serbaguna untuk menganalisis perilaku induktor pada rangkaian DC dan AC. Hitung energi yang tersimpan dalam sebuah kumparan, reaktansi induktif pada frekuensi tertentu, induktansi total komponen yang dirangkai seri atau paralel, serta frekuensi resonansi sebuah rangkaian LC.

Setiap tab menampilkan hasil real-time dengan penjabaran rumus secara lengkap, sehingga Anda melihat persis bagaimana setiap nilai diperoleh. Alat ini dirancang untuk pelajar elektronika yang mempelajari teori AC, penghobi yang merancang crossover, filter, dan catu daya, serta insinyur yang menggarap rangkaian RF, SMPS, dan tangki LC.

Privat sejak awal: setiap perhitungan berjalan sepenuhnya di peramban Anda menggunakan JavaScript. Tidak ada masukan, hasil, atau pengaturan yang pernah diunggah, disimpan, atau dilacak.

Cara Menggunakan Kalkulator Induktor

1

Dasar — energi tersimpan

Pada tab Dasar, masukkan induktansi (L) dan arus (I), masing-masing dengan satuannya sendiri. Kalkulator langsung menampilkan energi yang tersimpan dalam medan magnet menggunakan E = ½LI², lengkap dengan setiap langkah substitusinya.

2

Impedansi — reaktansi induktif

Pada tab Impedansi, masukkan induktansi dan frekuensi untuk memperoleh reaktansi induktif XL = 2πfL beserta grafik respons frekuensi. Tambahkan tegangan untuk sekaligus melihat arus AC yang dihasilkan.

3

Seri & Paralel — induktansi total

Pada tab Seri & Paralel, pilih sebuah mode, masukkan minimal 2 induktor, lalu gunakan Tambah Induktor untuk menambah lagi (hingga 10). Induktansi total diperbarui secara langsung dengan rumus kombinasinya.

4

Resonan — frekuensi LC & Q

Pada tab Resonan, masukkan induktansi dan kapasitansi untuk menemukan frekuensi resonansi f₀ = 1/(2π√LC). Tambahkan resistansi opsional untuk sekaligus menghitung faktor kualitas (Q) dan lebar pita.

Gunakan pemilih Presisi untuk mengatur jumlah desimal dari 2 sampai 6, ketuk Contoh untuk memuat skenario nyata pada tab yang aktif, dan ketuk Atur Ulang untuk mengosongkan semua masukan.

Fitur

Energi Tersimpan

Hitung energi yang tersimpan dalam medan magnet induktor dengan E = ½LI², ditampilkan dengan keluaran berawalan SI dan substitusi langkah demi langkah.

Reaktansi Induktif

Hitung XL = 2πfL untuk induktansi dan frekuensi mana pun, dengan rumus lengkap yang dijabarkan baris demi baris.

Grafik Respons Frekuensi

Grafik interaktif memvisualisasikan perubahan reaktansi di seluruh rentang frekuensi, dengan penanda pada titik kerja Anda saat ini.

Arus AC

Tambahkan tegangan pada tab Impedansi untuk menurunkan arus AC yang mengalir melalui induktor sebagai I = V / XL.

Seri & Paralel

Gabungkan 2 sampai 10 induktor. Seri menjumlahkan nilai secara langsung; paralel memakai rumus kebalikan, dengan setiap induktor pada satuannya sendiri.

Frekuensi Resonansi LC

Temukan f₀ = 1/(2π√LC) untuk sebuah rangkaian LC, beserta reaktansi saat resonansi di mana XL = XC.

Faktor Kualitas & Lebar Pita

Tambahkan resistansi pada tab Resonan untuk membuka faktor kualitas Q = (1/R)√(L/C) dan lebar pita yang dihasilkan.

Dukungan Awalan SI

Masukan dan hasil memakai awalan SI yang tepat — nH hingga H, µA hingga A, Hz hingga MHz, pF hingga F, dan mΩ hingga MΩ — untuk angka yang rapi dan mudah dibaca.

Presisi yang Dapat Diatur

Atur presisi desimal dari 2 sampai 6 digit agar sesuai dengan tingkat akurasi yang Anda butuhkan untuk perhitungan apa pun.

Contoh Cepat

Muat kasus nyata seperti motor DC, choke SMPS, crossover audio, choke RF, dan penalaan radio AM/FM untuk mengisi masukan secara instan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Bagaimana cara menghitung impedansi sebuah induktor?

Untuk induktor ideal dalam rangkaian AC, impedansinya sama dengan reaktansi induktifnya, XL = 2πfL, dengan f adalah frekuensi dalam hertz dan L adalah induktansi dalam henry. Masukkan L dan f pada tab Impedansi, dan kalkulator mengembalikan XL dalam ohm. Induktor murni memiliki resistansi nol, sehingga reaktansi inilah yang melawan arus AC.

Apa rumus reaktansi induktif?

Reaktansi induktif adalah XL = 2πfL. Ini merupakan perlawanan yang diberikan induktor terhadap arus bolak-balik dan meningkat secara linear seiring frekuensi maupun induktansi. Tidak seperti resistansi, reaktansi hanya memengaruhi sinyal AC, itulah sebabnya kumparan yang sama yang menghambat arus frekuensi tinggi dapat melewatkan arus DC hampir tanpa hambatan.

Berapa banyak energi yang tersimpan dalam sebuah induktor?

Energi yang tersimpan dalam medan magnet induktor adalah E = ½LI², dengan L dalam henry dan I dalam ampere menghasilkan energi dalam joule. Pada tab Dasar, masukkan induktansi dan arus, lalu hasilnya muncul seketika dengan nilai berawalan SI (nJ, µJ, mJ, J) dan substitusi lengkap yang ditampilkan baris demi baris.

Bagaimana cara menggabungkan induktor secara seri dan paralel?

Pada rangkaian seri, induktansi dijumlahkan secara langsung: Ltotal = L1 + L2 + …, menghasilkan total yang lebih besar. Pada rangkaian paralel, kebalikannya yang dijumlahkan: 1/Ltotal = 1/L1 + 1/L2 + …, menghasilkan total yang lebih kecil. Ini kebalikan dari cara kapasitor digabungkan. Tab Seri & Paralel menangani 2 sampai 10 induktor dan menghitung ulang saat Anda mengetik.

Berapa frekuensi resonansi sebuah rangkaian LC?

Frekuensi resonansi adalah f₀ = 1/(2π√LC), yaitu frekuensi saat reaktansi induktif sama dengan reaktansi kapasitif (XL = XC). Pada resonansi, rangkaian LC seri mencapai impedansi minimum dan rangkaian LC paralel mencapai impedansi maksimum, sementara energi berosilasi antara medan magnet kumparan dan medan listrik kapasitor.

Apa yang diwakili oleh faktor kualitas (Q)?

Faktor kualitas Q mengukur seberapa tajam puncak resonansi — Q yang lebih tinggi berarti lebar pita yang lebih sempit dan penyaringan yang lebih selektif. Untuk rangkaian LC dengan resistansi seri R, Q = (1/R)√(L/C), dan lebar pitanya mengikuti sebagai f₀/Q. Masukkan resistansi opsional pada tab Resonan untuk melihat kedua nilai tersebut.

Bagaimana impedansi induktor berubah terhadap frekuensi?

Karena XL = 2πfL, reaktansi induktor berbanding lurus dengan frekuensi: gandakan frekuensi maka reaktansinya pun berlipat dua. Grafik respons frekuensi pada tab Impedansi memetakan hubungan ini dan menandai titik kerja Anda saat ini sehingga Anda dapat melihat trennya sekilas.

Apakah data saya disimpan atau dikirim ke server?

Tidak. Setiap perhitungan dilakukan secara lokal di peramban Anda dengan JavaScript. Tidak ada yang Anda masukkan diunggah, disimpan, atau dilacak.

L Induktansi
I Arus
Hasil
L Induktansi
f Frekuensi
V Tegangan Opsional
Hasil
Respons Frekuensi
Induktansi Total
L Induktansi
C Kapasitansi
R Resistansi Opsional
Hasil
Masukkan induktansi dan arus di tab Dasar untuk menghitung energi tersimpan
Gunakan tab Impedansi untuk melihat perubahan reaktansi terhadap frekuensi
Tambahkan hingga 10 induktor di tab Seri & Paralel
Masukkan resistansi R opsional di tab Resonan untuk faktor Q dan lebar pita
Semua perhitungan berjalan lokal di peramban Anda
Ingin belajar lebih banyak? Baca dokumentasi →
1/6
Mulai ketik untuk mencari...
Mencari...
Tidak ada hasil yang ditemukan
Coba gunakan kata kunci yang berbeda