Bahasa
English English Vietnamese (Tiếng Việt) Vietnamese (Tiếng Việt) Chinese (简体中文) Chinese (简体中文) Portuguese (Brazil) (Português do Brasil) Portuguese (Brazil) (Português do Brasil) Spanish (Español) Spanish (Español) Indonesian (Bahasa Indonesia) Indonesian (Bahasa Indonesia)
Kalkulator Daya Tahan Baterai

Kalkulator Daya Tahan Baterai

Perkirakan berapa lama baterai akan bertahan berdasarkan kapasitas, arus beban, dan efisiensi. Hitung kapasitas baterai yang diperlukan untuk waktu operasi yang Anda inginkan.

Apa Itu Kalkulator Daya Tahan Baterai?

Kalkulator Daya Tahan Baterai membantu Anda memperkirakan berapa lama baterai akan menggerakkan perangkat Anda berdasarkan kapasitasnya, arus beban perangkat, dan efisiensi sirkuit. Baik Anda membangun proyek Arduino, merancang node sensor IoT, atau sekadar penasaran berapa lama power bank Anda akan bertahan, alat ini memberikan perkiraan yang cepat dan akurat.

Mode Daya Tahan Baterai

Masukkan kapasitas baterai dan arus beban Anda untuk mengetahui berapa lama baterai akan bertahan

Mode Kapasitas yang Diperlukan

Masukkan waktu operasi yang diinginkan dan arus beban untuk mengetahui kapasitas baterai apa yang Anda butuhkan
Mengapa Efisiensi Penting: Sirkuit dunia nyata tidak memberikan 100% energi yang tersimpan dalam baterai ke beban. Regulator tegangan, konverter DC-DC, dan komponen lainnya menyebabkan kerugian. Slider efisiensi (default 85%) memperhitungkan kerugian ini, memberikan Anda perkiraan yang lebih realistis daripada perhitungan sederhana mAh ÷ mA.

Cara Menggunakan Kalkulator

Hitung Berapa Lama Baterai Anda Akan Bertahan

1

Pilih Mode

Pilih tab Daya Tahan Baterai (mode default)

2

Masukkan Spesifikasi Baterai

Masukkan kapasitas baterai Anda dalam mAh atau Wh, dan tegangannya

3

Atur Arus Beban

Masukkan arus beban perangkat Anda dalam mA

4

Sesuaikan Duty Cycle

Atur duty cycle jika perangkat Anda tidak selalu aktif (misalnya 10% untuk sensor yang bangun setiap 10 menit)

5

Konfigurasi Efisiensi

Atur slider efisiensi agar sesuai dengan sirkuit Anda (biasanya 80–90% untuk sirkuit teratur)

6

Lihat Hasil

Hasilnya diperbarui secara real-time saat Anda mengetik

Tentukan Kapasitas Baterai Apa yang Anda Butuhkan

1

Ganti Mode

Pilih tab Kapasitas yang Diperlukan

2

Atur Waktu Operasi yang Diinginkan

Masukkan waktu operasi yang diinginkan dalam jam

3

Konfigurasi Parameter

Masukkan arus beban dan sesuaikan pengaturan efisiensi dan duty cycle

4

Dapatkan Persyaratan Kapasitas

Kalkulator menampilkan kapasitas baterai minimum (mAh dan Wh) yang diperlukan

Menggunakan Preset Baterai

Klik Preset untuk melihat grid tipe baterai umum. Mengklik preset secara otomatis mengisi kolom kapasitas dan tegangan. Preset yang tersedia mencakup CR2032, AAA, AA, 9V, 18650, LiPo (1S/2S/3S), lead-acid, dan baterai power bank.

Beban Ganda

Klik Tambah Beban untuk menambahkan perangkat tambahan yang berbagi baterai yang sama. Setiap beban dapat memiliki nama, arus beban, dan duty cycle sendiri. Kalkulator menggabungkan semua beban untuk menghitung arus total rata-rata, dan menampilkan grafik breakdown kontribusi setiap beban.

Fitur Utama

Mode Perhitungan Ganda

Beralih antara Daya Tahan Baterai (berapa lama akan bertahan?) dan Kapasitas yang Diperlukan (baterai apa yang saya butuhkan?) dengan satu klik.

  • Pergantian mode instan
  • Kedua mode mendukung beban ganda
  • Penyesuaian efisiensi di kedua mode

Dukungan Beban Ganda

Proyek nyata sering kali memiliki beberapa komponen yang menarik daya secara bersamaan. Tambahkan beban sebanyak yang diperlukan.

  • Arus dan duty cycle individual per beban
  • Grafik breakdown beban visual
  • Perhitungan arus total otomatis

Preset Baterai

Pilih dengan cepat dari 12 tipe baterai umum dengan nilai kapasitas dan tegangan yang telah dikonfigurasi sebelumnya.

  • Sel koin (CR2032)
  • Alkaline (AA, AAA, 9V)
  • Lithium-ion (18650)
  • LiPo (1S/2S/3S)
  • Lead-acid (6V, 12V)
  • Power bank

Duty Cycle & Efisiensi

Model operasi intermiten dan kerugian sirkuit dunia nyata untuk perkiraan yang akurat.

  • Duty cycle untuk mode tidur
  • Slider efisiensi (default 85%)
  • Pemodelan konsumsi daya yang realistis

Umpan Balik Visual

Indikator visual intuitif membantu Anda memahami performa baterai Anda sekilas.

  • Batang baterai berkode warna (hijau/kuning/merah)
  • Grafik breakdown beban
  • Tampilan rumus dengan nilai

Contoh Cepat

Empat contoh yang telah dikonfigurasi sebelumnya mendemonstrasikan skenario dunia nyata untuk memulai dengan cepat.

  • Arduino dengan sensor
  • ESP32 dalam mode deep sleep
  • LED strip pada baterai 12V
  • Pengisian daya ponsel dari power bank

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa perbedaan antara mAh dan Wh?

mAh (milliamp-jam) mengukur kapasitas muatan pada tegangan tertentu. Wh (watt-jam) mengukur total energi terlepas dari tegangan.

Rumus konversi: Wh = mAh × V ÷ 1000
  • Gunakan mAh saat membandingkan baterai dengan tegangan yang sama
  • Gunakan Wh saat membandingkan baterai dengan tegangan berbeda

Nilai efisiensi apa yang harus saya gunakan?

Itu tergantung pada jenis sirkuit Anda. Regulator tegangan dan konverter yang berbeda memiliki tingkat efisiensi yang berbeda-beda:

Regulator Linear

Efisiensi 50–70% (misalnya LM7805)

Regulator Switching

Efisiensi 80–95% (konverter buck/boost)

Koneksi Langsung

Efisiensi 95–100% (tanpa regulator)

Apa itu duty cycle?

Duty cycle adalah persentase waktu beban secara aktif menarik arus. Fitur ini penting untuk memodelkan perangkat dengan mode tidur atau operasi intermiten.

Contoh: Sensor IoT yang bangun selama 1 detik setiap 100 detik memiliki duty cycle 1%. Ini secara dramatis memperpanjang daya tahan baterai dibandingkan dengan operasi berkelanjutan.
Operasi Berkelanjutan

Duty Cycle 100%

  • Perangkat selalu aktif
  • Konsumsi daya maksimum
  • Daya tahan baterai paling pendek
Mode Tidur

Duty Cycle 1%

  • Perangkat tidur 99% waktu
  • Penarikan daya rata-rata minimal
  • Daya tahan baterai 100× lebih lama

Mengapa daya tahan baterai aktual saya lebih pendek dari yang dihitung?

Beberapa faktor dapat mengurangi daya tahan baterai dunia nyata di luar perhitungan teoritis:

Suhu

Cuaca dingin secara signifikan mengurangi kapasitas dan performa baterai

Pengosongan Mandiri

Baterai secara perlahan kehilangan muatan bahkan saat tidak digunakan

Cutoff Tegangan

Perangkat berhenti bekerja sebelum baterai sepenuhnya habis

Lonjakan Arus

Arus puncak (misalnya transmisi WiFi) mungkin melebihi pengukuran rata-rata

Usia Baterai

Baterai yang lebih tua memiliki kapasitas berkurang dan resistansi internal lebih tinggi
Praktik terbaik: Tambahkan margin keamanan 20-30% ke perhitungan Anda untuk memperhitungkan faktor-faktor dunia nyata ini.

Bagaimana cara mengukur arus beban perangkat saya?

Pengukuran arus yang akurat sangat penting untuk perkiraan daya tahan baterai yang andal. Berikut adalah metode yang direkomendasikan:

1

Pilih Alat Pengukuran

Gunakan multimeter dalam seri dengan catu daya, atau meter daya USB untuk perangkat bertenaga USB

2

Ukur Status Berbeda

Untuk perangkat dengan penarikan variabel (seperti mikrokontroler dengan mode tidur), ukur arus aktif dan tidur secara terpisah

3

Gunakan Fitur Duty Cycle

Gabungkan beberapa pengukuran menggunakan fitur duty cycle untuk mendapatkan penarikan daya rata-rata yang akurat

Pro tip: Untuk mikrokontroler, gunakan amplifier sense arus low-side atau alat khusus seperti Nordic Power Profiler Kit untuk pengukuran arus tidur yang akurat (sering dalam rentang µA).
Baterai
V
jam
Konsumsi Daya
85%
--
Perkiraan Daya Tahan Baterai
Rincian Beban
Contoh Cepat
Klik Preset untuk memilih dengan cepat tipe baterai umum seperti AA, 18650, atau LiPo
Gunakan Tambah Beban untuk mensimulasikan beberapa perangkat yang menggunakan baterai yang sama
Atur Duty Cycle di bawah 100% untuk perangkat yang tidur secara berkala (misalnya sensor IoT)
Sesuaikan Efisiensi untuk memperhitungkan kerugian regulator tegangan (tipikal: 80-90%)
Beralih ke mode Kapasitas yang Diperlukan untuk menemukan baterai yang tepat untuk waktu operasi target Anda
Semua perhitungan dilakukan secara lokal di browser Anda
Ingin belajar lebih banyak? Baca dokumentasi →
1/7
Tidak menemukan? Buat alat sendiri dengan AI
Mulai ketik untuk mencari...
Mencari...
Tidak ada hasil yang ditemukan
Coba gunakan kata kunci yang berbeda