Bahasa
English English Vietnamese (Tiếng Việt) Vietnamese (Tiếng Việt) Chinese (简体中文) Chinese (简体中文) Portuguese (Brazil) (Português do Brasil) Portuguese (Brazil) (Português do Brasil) Spanish (Español) Spanish (Español) Indonesian (Bahasa Indonesia) Indonesian (Bahasa Indonesia)
Kalkulator Pembagi Tegangan

Kalkulator Pembagi Tegangan

Hitung tegangan keluaran pembagi tegangan dua resistor, cari resistor untuk tegangan target dengan saran nilai E24, dan analisis pengaruh beban.

Kalkulator Pembagi Tegangan

Kalkulator pembagi tegangan ini menghitung tegangan keluaran dari rangkaian pembagi dua resistor berdasarkan tegangan masukan dan nilai resistor Anda, menggunakan rumus Vout = Vin × R2 / (R1 + R2). Alat ini dirancang untuk penghobi elektronika, pelajar, dan insinyur yang membutuhkan perhitungan pembagi yang cepat dan akurat.

Bekerja dua arah: masukkan Vin, R1, dan R2 untuk mencari Vout, atau tentukan tegangan keluaran target dan biarkan alat ini mencari resistor yang Anda butuhkan — lengkap dengan nilai standar E24 terdekat. Anda juga dapat mengaktifkan resistansi beban untuk melihat bagaimana rangkaian terhubung menarik keluaran nyata menjauh dari nilai ideal.

Privat sejak awal: setiap perhitungan berjalan sepenuhnya di peramban Anda. Tidak ada tegangan, nilai resistor, atau data rangkaian yang pernah diunggah ke server.

Cara Menggunakan Kalkulator Pembagi Tegangan

1

Pilih mode

Pilih Hitung Vout untuk mencari keluaran dari resistor yang diketahui, atau Cari Resistor untuk bekerja mundur dari tegangan keluaran target.

2

Masukkan nilai Anda

Ketik Tegangan Masukan dan pilih satuannya (mV, V, atau kV). Lalu masukkan R1 dan R2 dalam Ω, kΩ, atau MΩ. Pada mode Cari Resistor, masukkan Tegangan Keluaran Target dan satu resistor yang sudah Anda miliki.

3

Tambahkan beban (opsional)

Aktifkan Resistansi Beban dan masukkan nilai beban untuk membandingkan keluaran berbeban dengan keluaran ideal tanpa beban. Peringatan muncul saat beban menggeser Vout lebih dari 5%.

4

Baca hasilnya

Tegangan keluaran, rasio tegangan, arus total, dan daya pada tiap resistor diperbarui secara langsung, bersama diagram rangkaian langsung. Atur Presisi dari 2 hingga 6 desimal sesuai tingkat detail yang Anda butuhkan.

Fitur

Hitung Tegangan Keluaran

Temukan Vout secara langsung dari tegangan masukan dan dua resistor seri menggunakan rumus pembagi tegangan standar.

Cari Resistor yang Dibutuhkan

Tentukan tegangan keluaran target dan resistor yang sudah Anda miliki, lalu alat ini menghitung R1 atau R2 yang cocok.

Saran Standar E24

Dapatkan nilai seri E24 terdekat, Vout aktual yang dihasilkannya, dan persentase galat terhadap target Anda.

Analisis Resistansi Beban

Lihat bagaimana beban terhubung menurunkan keluaran, dengan peringatan setiap kali penyimpangan melebihi 5%.

Diagram Rangkaian Langsung

Skema SVG digambar ulang dengan nilai nyata Anda, menampilkan Vin, R1, R2, Vout, arus, dan beban saat diaktifkan.

Satuan Awalan SI

Ganti tiap kolom antara mV/V/kV untuk tegangan dan Ω/kΩ/MΩ untuk resistansi, dengan hasil berskala otomatis agar mudah dibaca.

Analisis Rangkaian Lengkap

Selain Vout, lihat rasio pembagian tegangan, arus total, dan daya yang terdisipasi pada R1 dan R2.

Presisi yang Dapat Diatur

Pilih 2 hingga 6 angka desimal agar hasil terbaca rapi untuk perkiraan cepat maupun desain yang presisi.

Contoh Siap Pakai

Muat rangkaian umum seperti logika 5V ke 2,5V atau 9V ke 3,3V dengan satu klik untuk mulai dari pengaturan yang berfungsi.

Referensi Rumus

Simpan rumus pembagi tegangan di tangan saat Anda bekerja, sehingga perhitungan di balik tiap hasil selalu jelas.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa rumus pembagi tegangan?

Rumus dasar pembagi tegangan adalah Vout = Vin × R2 / (R1 + R2), dengan Vin sebagai tegangan masukan, R1 sebagai resistor atas yang terhubung ke Vin, dan R2 sebagai resistor bawah yang terhubung ke ground. Keluaran diambil pada titik sambungan antara R1 dan R2.

Bagaimana menghitung Vout dari R1 dan R2?

Tetap pada mode Hitung Vout, masukkan tegangan masukan, lalu masukkan R1 dan R2 beserta satuannya. Kalkulator mengalikan Vin dengan rasio R2 / (R1 + R2) dan menampilkan tegangan keluaran, rasio pembagian, arus, serta daya tiap resistor saat Anda mengetik.

Bagaimana memilih R1 dan R2 untuk tegangan target?

Beralih ke mode Cari Resistor, masukkan tegangan masukan dan keluaran yang Anda inginkan, lalu pilih resistor yang sudah Anda miliki dan masukkan nilainya. Alat ini menghitung resistor lainnya dan menyarankan nilai standar E24 terdekat beserta keluaran aktual dan galatnya. Banyak pasangan memberikan rasio yang sama, sehingga nilai dari 1kΩ hingga 100kΩ cocok untuk sebagian besar aplikasi: nilai lebih rendah meregulasi beban lebih baik tetapi memakai lebih banyak daya, sedangkan nilai lebih tinggi menghemat daya tetapi lebih peka terhadap pembebanan.

Apakah resistansi beban memengaruhi pembagi tegangan?

Ya. Rumus dasar mengasumsikan tidak ada arus yang ditarik dari keluaran. Setiap rangkaian terhubung menempatkan resistansi paralel dengan R2, yang menurunkan rasio efektif dan tegangan keluaran. Aktifkan Resistansi Beban untuk melihat Vout berbeban di samping nilai ideal; jika beban menggeser keluaran lebih dari 5%, alat ini memperingatkan Anda dan menyarankan penggunaan nilai R1/R2 yang lebih rendah.

Bagaimana menurunkan 5V ke 3,3V?

Atur Vin ke 5V dan gunakan mode Cari Resistor dengan keluaran yang diinginkan 3,3V, atau cukup uji nilai pada mode Hitung Vout. Solusi umum adalah R1 = 1,7kΩ dan R2 = 3,3kΩ (atau pendekatan E24), yang menghasilkan sekitar 3,3V. Karena masukan mikrokontroler nyata menarik sedikit arus, pembagi cocok untuk pembacaan level logika, tetapi aktifkan Resistansi Beban untuk memastikan keluaran berbeban tetap akurat.

Apa itu nilai resistor standar E24?

E24 adalah seri 24 nilai pilihan per dekade (1,0, 1,1, 1,2, 1,3, 1,5, 1,6, 1,8, 2,0, 2,2, 2,4, 2,7, 3,0, 3,3, 3,6, 3,9, 4,3, 4,7, 5,1, 5,6, 6,2, 6,8, 7,5, 8,2, 9,1), yang diulang dalam kelipatan sepuluh. Sebagian besar resistor komersial dengan toleransi 5% mengikuti nilai-nilai ini, sehingga kalkulator menyarankan komponen E24 terdekat yang benar-benar dapat Anda beli.

Bisakah pembagi tegangan menaikkan tegangan?

Tidak. Pembagi tegangan resistor hanya dapat menurunkan tegangan, sehingga keluaran selalu lebih kecil atau sama dengan masukan. Untuk menaikkan tegangan, Anda memerlukan rangkaian aktif seperti boost converter atau charge pump.

Apakah data saya privat?

Ya. Setiap perhitungan dilakukan secara lokal di peramban Anda dengan JavaScript. Tidak ada tegangan, nilai resistor, atau hasil yang pernah dikirim ke server.

Vout -
Rasio Tegangan -
Arus (I) -
Daya R1 (P1) -
Daya R2 (P2) -
Diagram Rangkaian
Referensi Rumus
Pembagi Tegangan Dasar
Vout = Vin × R2 / (R1 + R2)
Dengan Beban
R2eff = (R2 × RL) / (R2 + RL)
Vout = Vin × R2eff / (R1 + R2eff)
Cari Resistor
R2 = R1 × Vout / (Vin - Vout)
R1 = R2 × (Vin - Vout) / Vout
Masukkan Vin, R1, dan R2 untuk menghitung tegangan keluaran secara langsung
Beralih ke Cari Resistor untuk mencari resistor yang dibutuhkan bagi tegangan target
Aktifkan Resistansi Beban untuk melihat pengaruh beban terhubung pada keluaran
Saran E24 menampilkan nilai standar terdekat saat mencari resistor
Gunakan pemilih satuan untuk berpindah antara Ω, kΩ, dan MΩ
Atur Presisi dari 2 hingga 6 desimal sesuai tingkat detail yang Anda butuhkan
Semua perhitungan berjalan lokal di peramban Anda
Ingin belajar lebih banyak? Baca dokumentasi →
1/8
Mulai ketik untuk mencari...
Mencari...
Tidak ada hasil yang ditemukan
Coba gunakan kata kunci yang berbeda