Kalkulator Reorder Point
Kalkulator reorder point ini menemukan level persediaan saat Anda sebaiknya membuat pesanan berikutnya agar stok tiba sebelum Anda kehabisan. Masukkan permintaan harian rata-rata, lead time pemasok, dan safety stock, lalu kalkulator langsung menampilkan reorder point (ROP) Anda menggunakan rumus standar.
Alat ini dibuat untuk siapa pun yang mengelola stok fisik — penjual ecommerce, peritel, tim gudang dan pembelian, serta mahasiswa operasional yang sedang belajar perencanaan persediaan. Mode Dasar memungkinkan Anda mengetik angka safety stock secara langsung, sedangkan mode Lanjutan menurunkan safety stock dari pemakaian puncak dan lead time skenario terburuk Anda.
Cara Menghitung Reorder Point Anda
Pilih Dasar atau Lanjutan
Mulailah dengan mode Dasar untuk memasukkan safety stock sendiri, atau beralih ke mode Lanjutan agar safety stock dihitung untuk Anda dari pemakaian puncak dan lead time terpanjang.
Masukkan permintaan dan lead time
Ketik atau geser penggeser untuk Permintaan Harian Rata-rata (unit/hari) dan Lead Time (hari) — jeda antara membuat pesanan dan menerimanya.
Tetapkan safety stock
Dalam mode Dasar, masukkan buffer Safety Stock Anda secara langsung. Dalam mode Lanjutan, masukkan Pemakaian Harian Maksimum dan Lead Time Maksimum Anda, lalu buffer dihitung untuk Anda.
Baca reorder point Anda
Reorder Point diperbarui seketika, bersama permintaan selama lead time, safety stock, dan permintaan tahunan. Buka Rincian Rumus untuk melihat setiap nilai yang dimasukkan.
Fitur
Mode Dasar dan Lanjutan
Masukkan safety stock secara langsung dalam mode Dasar, atau biarkan mode Lanjutan menghitungnya dari pemakaian harian maksimum dan lead time terpanjang Anda.
Penggeser Real-Time
Ketik sebuah nilai atau geser penggeser untuk masukan apa pun, dan hasilnya langsung dihitung ulang — tanpa tombol hitung yang perlu ditekan.
Safety Stock Otomatis
Mode Lanjutan menurunkan buffer Anda dari variasi pasokan dan permintaan: (Pemakaian Harian Maks × Lead Time Maks) − (Permintaan Rata-rata × Lead Time Rata-rata).
Permintaan Lead Time dan Tahunan
Selain reorder point, Anda juga melihat permintaan selama lead time, safety stock yang dipakai, dan proyeksi permintaan tahunan pada rata-rata harian Anda.
Rincian Rumus
Buka tampilan langkah demi langkah yang menunjukkan setiap variabel beserta nilainya. Dalam mode Lanjutan, ditampilkan juga cara safety stock diturunkan.
Preset Volume
Muat preset Volume Rendah, Sedang, atau Tinggi untuk membandingkan skenario persediaan yang umum atau menjelajahi kalkulator dengan cepat.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa itu reorder point?
Reorder point (ROP) adalah level persediaan yang memicu pesanan pembelian baru. Saat stok Anda turun ke angka ini, sudah waktunya memesan lebih banyak agar pengisian ulang tiba sebelum Anda kehabisan dan berisiko stockout (kehabisan stok).
Apa rumus reorder point?
Rumusnya adalah Reorder Point = (Permintaan Harian Rata-rata × Lead Time) + Safety Stock. Bagian pertama adalah permintaan selama lead time — unit yang Anda perkirakan terjual selagi menunggu pengiriman — dan safety stock adalah buffer yang ditambahkan di atasnya.
Bagaimana cara menghitung reorder point dengan safety stock?
Kalikan permintaan harian rata-rata dengan lead time untuk mendapatkan permintaan selama lead time, lalu tambahkan safety stock Anda. Misalnya, 50 unit/hari selama lead time 7 hari adalah 350 unit; dengan 50 unit safety stock, reorder point-nya adalah 400. Gunakan mode Dasar untuk memasukkan buffer, atau mode Lanjutan untuk menghitungnya otomatis.
Apa beda reorder point dan safety stock?
Safety stock adalah buffer tambahan yang Anda simpan untuk menghadapi lonjakan permintaan atau keterlambatan pemasok. Reorder point lebih besar: ia menambahkan buffer itu di atas permintaan yang Anda perkirakan selama lead time, sehingga itulah level stok aktual saat Anda memesan lagi.
Bagaimana lead time memengaruhi reorder point?
Lead time adalah pengali langsung terhadap permintaan, jadi lead time yang lebih lama menaikkan reorder point. Jika pemasok melambat, Anda perlu lebih banyak unit di tangan sebelum memesan lagi untuk menutup tambahan hari menunggu. Hitung ulang setiap kali lead time umum Anda berubah.
Kapan sebaiknya saya menggunakan mode Lanjutan?
Gunakan mode Lanjutan saat Anda memiliki data tentang hari permintaan puncak dan lead time pemasok terpanjang. Mode ini menetapkan safety stock sebesar selisih antara skenario terburuk dan rata-rata Anda, sehingga menghasilkan buffer berbasis data. Jika pemakaian maksimum dikali lead time maksimum sama dengan permintaan rata-rata dikali lead time rata-rata, buffer-nya nol — pertanda pasokan dan permintaan yang sangat stabil.
Bagaimana cara menemukan permintaan harian rata-rata saya?
Bagi total unit yang terjual selama suatu periode dengan jumlah hari dalam periode itu. Menjual 1.500 unit dalam 30 hari adalah 50 unit/hari. Gunakan data setidaknya 3 sampai 6 bulan untuk rata-rata yang andal, dan tinjau reorder point Anda menjelang setiap musim puncak jika bisnis Anda bersifat musiman.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!