Referensi Kode Status HTTP
Kode status HTTP adalah angka tiga digit yang dikembalikan server web untuk memberi tahu klien apakah sebuah permintaan berhasil, dialihkan, atau gagal. Referensi ini memungkinkan Anda menelusuri dan mencari setiap kode standar dari 1xx sampai 5xx, lengkap dengan deskripsi bahasa sederhana, kasus penggunaan nyata, header umum, dan kode terkait untuk masing-masingnya.
Alat ini dibuat untuk web developer, developer API, penguji QA, dan administrator sistem yang perlu mencari kode dengan cepat, memahami persis kapan harus mengembalikannya, serta membandingkan kode yang mudah tertukar — seperti 401 versus 403 atau 301 versus 302.
Cara Memakai Referensi Ini
Cari sebuah kode
Ketik di kolom pencarian untuk menyaring secara instan. Cari berdasarkan nomor kode (404), nama (redirect), atau kata kunci deskripsi (proxy) untuk menemukan setiap kode yang cocok.
Saring per kategori
Klik tab — Semua, 1xx, 2xx, 3xx, 4xx, atau 5xx — untuk menampilkan hanya satu grup saat Anda tahu jenis responsnya tetapi belum tahu kode persisnya.
Buka detailnya
Klik kartu kode status mana pun untuk membukanya dan menampilkan kasus penggunaan, header respons umum, dan kode terkaitnya. Klik kode terkait untuk langsung lompat ke sana.
Sematkan favorit Anda
Ketuk ikon sematkan pada kode mana pun untuk menahannya di bagian atas halaman. Sematan tersimpan di browser, jadi tetap bertahan antar sesi. Pakai Salin untuk mengambil kode dan namanya dalam satu klik.
Fitur
Daftar Kode Status Lengkap
Telusuri setiap kode status HTTP standar, tersusun dalam lima kategori dari 1xx sampai 5xx — termasuk yang jarang terlihat seperti 103, 418, dan 451.
Kategori Berwarna
Tiap grup punya warnanya sendiri — Informasi, Sukses, Pengalihan, Client Error, dan Server Error — sehingga Anda bisa mengenali jenis respons sekilas.
Pencarian Instan
Saring sambil mengetik berdasarkan nomor kode, nama status, atau kata kunci apa pun dalam deskripsi untuk menemukan kode yang tepat dalam hitungan detik.
Tab Saringan Kategori
Beralih antara tab Semua, 1xx, 2xx, 3xx, 4xx, dan 5xx untuk mempersempit daftar ke satu kategori respons saja.
Kasus Penggunaan Praktis
Buka kode mana pun untuk melihat skenario nyata yang menjelaskan kapan dan mengapa server mengembalikannya, membantu Anda memilih kode yang tepat untuk API.
Header Respons Umum
Setiap kode mencantumkan header respons yang biasanya dikirim bersamanya, seperti Location, Retry-After, atau WWW-Authenticate.
Navigasi Kode Terkait
Kode yang sering tertukar saling terhubung — lompat dari 401 ke 403 atau 301 ke 302 untuk membandingkan perbedaannya secara instan.
Sematkan untuk Akses Cepat
Sematkan kode yang paling sering Anda pakai agar selalu berada di bagian atas halaman. Sematan tersimpan secara lokal — tanpa perlu akun.
Salin ke Clipboard
Salin kode status beserta namanya sekaligus dalam satu klik, siap ditempel ke kode, dokumentasi, atau laporan bug Anda.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa arti kode status HTTP 200?
200 OK adalah respons sukses standar. Artinya permintaan telah diterima, dipahami, dan diselesaikan, serta body respons berisi resource yang diminta. Anda akan melihatnya pada GET yang berhasil, POST yang mengembalikan data, atau panggilan API mana pun yang mengembalikan resource yang Anda minta.
Apa perbedaan error 4xx dan 5xx?
Kode 4xx adalah client error — permintaan itu sendiri bermasalah, seperti URL yang salah (404), autentikasi yang hilang (401), atau data yang salah bentuk (400), sehingga mengulang permintaan yang sama tanpa perubahan akan tetap gagal. Kode 5xx adalah server error — permintaan sudah valid tetapi server gagal memenuhinya, seperti pada 500 Internal Server Error atau 503 Service Unavailable. Pada 5xx, perbaikannya biasanya ada di sisi server.
Apa arti kode status 404, 500, atau 403?
404 Not Found berarti server tidak dapat menemukan resource yang diminta — URL-nya tidak dikenali. 500 Internal Server Error adalah pesan umum untuk kondisi tak terduga di server, seperti eksepsi yang tidak tertangani. 403 Forbidden berarti server memahami permintaan tetapi menolak mengotorisasinya; berbeda dengan 401, autentikasi ulang tidak akan membantu karena masalahnya ada pada izin, bukan identitas.
Apa perbedaan antara 401 dan 403?
401 Unauthorized berarti tidak ada kredensial autentikasi valid yang diberikan — klien sebaiknya login lalu mencoba lagi. 403 Forbidden berarti klien sudah terautentikasi tetapi tidak punya izin untuk mengakses resource, sehingga autentikasi ulang tidak akan mengubah hasilnya.
Kapan saya harus memakai pengalihan 301 vs 302?
Gunakan 301 Moved Permanently ketika sebuah resource telah dipindahkan secara permanen ke URL baru, seperti perubahan domain atau penataan ulang URL — mesin pencari akan memperbarui indeksnya ke alamat baru. Gunakan 302 Found untuk pengalihan sementara di mana URL asal tetap harus dipakai di masa depan, seperti halaman pemeliharaan atau pengujian A/B.
Apa arti 502 Bad Gateway?
502 Bad Gateway berarti sebuah server yang bertindak sebagai gateway atau proxy menerima respons tidak valid dari server upstream. Ini umum terjadi ketika reverse proxy seperti Nginx tidak dapat menjangkau aplikasi backend, atau ketika backend mengembalikan respons yang salah bentuk.
Apakah kode yang saya sematkan tersimpan?
Ya. Kode yang disematkan disimpan di local storage browser Anda dan bertahan melintasi refresh halaman maupun sesi browser. Tidak diperlukan akun atau koneksi server — dan karena datanya lokal, sematan Anda tetap privat di perangkat Anda.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!