Bahasa
English English Vietnamese (Tiếng Việt) Vietnamese (Tiếng Việt) Chinese (简体中文) Chinese (简体中文) Portuguese (Brazil) (Português do Brasil) Portuguese (Brazil) (Português do Brasil) Spanish (Español) Spanish (Español) Indonesian (Bahasa Indonesia) Indonesian (Bahasa Indonesia)
Pembuat Diagram Area

Pembuat Diagram Area

Buat diagram area untuk memvisualisasikan volume dan tren dengan wilayah terisi di bawah data garis.

Pembuat Diagram Area

Diagram area adalah diagram garis dengan ruang di bawah setiap garis yang diisi. Wilayah berarsir menekankan volume dan besaran, menjadikannya ideal untuk menunjukkan bagaimana suatu kuantitas terakumulasi sepanjang waktu atau bagaimana beberapa seri bergabung menjadi total. Masukkan data Anda, atur kurva dan isian, tumpuk seri jika perlu, lalu ekspor PNG yang rapi.

Kapan menggunakan diagram area: pilih ini ketimbang diagram garis biasa saat ukuran kuantitas sama pentingnya dengan arahnya — total lalu lintas, penjualan kumulatif, atau keluaran gabungan dari beberapa sumber sepanjang waktu.

Kasus Penggunaan Umum

Volume Sepanjang Waktu

Tonjolkan besaran lalu lintas, pendapatan, atau penggunaan saat berubah lintas suatu periode.

Total Kumulatif

Tumpuk beberapa seri untuk menunjukkan bagaimana masing-masing berkontribusi pada total berjalan.

Tren Komposisi

Lihat bagaimana campuran kategori bergeser dari waktu ke waktu, bukan hanya total keseluruhan.

Cara Membuat Diagram Area

1

Masukkan Data Anda

Ketik label urutan (bulan, tanggal) di kolom pertama dan nilai di sebelahnya. Gunakan Tambah Baris untuk lebih banyak titik atau Impor untuk menempel dari Excel atau Google Sheets.

2

Tambahkan Seri

Klik Dataset untuk melapis area terisi lainnya. Beberapa seri dapat tumpang tindih atau ditumpuk, tergantung cerita yang ingin Anda sampaikan.

3

Atur Kurva, Isian & Tumpukan

Di Opsi Diagram, atur Ketegangan Kurva untuk kehalusan, sesuaikan Opasitas Isian agar area yang tumpang tindih tetap terbaca, dan aktifkan Bertumpuk untuk menampilkan total kumulatif.

4

Ekspor sebagai PNG

Tambahkan judul, posisikan legenda, lalu klik PNG untuk gambar resolusi 2x dengan latar putih.

Pratinjau langsung: ketegangan, opasitas isian, dan penumpukan semuanya menggambar ulang diagram seketika saat Anda menyesuaikannya.

Fitur & Mode

Tumpang Tindih vs. Bertumpuk

Tumpang Tindih

Area digambar pada garis dasar yang sama

  • Setiap seri terisi dari nol
  • Bandingkan besaran masing-masing
  • Turunkan opasitas isian agar tembus pandang pada area yang bertindih
Bertumpuk

Area ditumpuk satu di atas yang lain

  • Seri dijumlahkan menjadi total
  • Tepi atas menunjukkan total keseluruhan
  • Setiap pita menunjukkan kontribusinya

Alat Kustomisasi

Ketegangan Kurva

Beralih antara tepi lurus dan kurva mengalir yang mulus.

Opasitas Isian

Buat area yang tumpang tindih semi-transparan agar setiap seri tetap terlihat.

Impor Excel & CSV

Tempel baris dari spreadsheet dan tabel terisi otomatis.

Perhatikan tumpang tindih. Dengan beberapa area yang tidak ditumpuk, area bawah bisa tersembunyi di balik yang atas. Turunkan opasitas isian, atau tumpuk serinya, agar semuanya tetap terbaca.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa beda diagram area dan diagram garis?

Diagram area mengisi ruang di bawah garis, yang menekankan volume dan besaran. Diagram garis berfokus murni pada tren. Gunakan diagram area saat ukuran kuantitas penting, bukan hanya arahnya.

Bisakah saya menumpuk beberapa area?

Bisa. Aktifkan Bertumpuk di Opsi Diagram dan seri akan ditumpuk satu di atas yang lain. Tepi atas lalu mewakili total gabungan, sementara setiap pita menunjukkan kontribusi satu seri.

Bagaimana menjaga area yang tumpang tindih tetap terbaca?

Turunkan Opasitas Isian agar setiap area menjadi semi-transparan dan Anda dapat melihat seri di belakangnya. Untuk lebih dari dua atau tiga seri yang tidak ditumpuk, menumpuk biasanya lebih jelas.

Bisakah saya membuat garisnya melengkung?

Bisa. Naikkan slider Ketegangan Kurva untuk memuluskan tepi atas setiap area menjadi lengkungan lembut, atau atur ke 0 untuk segmen lurus antar titik.

Bisakah saya mengimpor data dari spreadsheet?

Bisa. Klik Impor dan tempel sel dari Excel atau Google Sheets. Format terpisah tab maupun koma terdeteksi otomatis.

Apakah data saya meninggalkan perangkat saya?

Tidak. Diagram dirender dan diekspor sepenuhnya di peramban Anda, sehingga data Anda tidak pernah diunggah ke mana pun.

Data

Pratinjau

Aktifkan mode bertumpuk untuk menampilkan total kumulatif
Sesuaikan opasitas isian untuk dataset yang tumpang tindih
Gunakan kurva mulus untuk tampilan yang rapi
Ingin belajar lebih banyak? Baca dokumentasi →
1/4
Tidak menemukan? Buat alat sendiri dengan AI
Mulai ketik untuk mencari...
Mencari...
Tidak ada hasil yang ditemukan
Coba gunakan kata kunci yang berbeda